Ruang Tengah

Archives

  • October 2026
  • February 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • June 2025
  • March 2025

Categories

  • Uncategorized
Rumah yang Pelan-Pelan Menjadi Rumah
  • October 27, 2026
  • 13 views
BAKSO MOTOR VS BAKSO GEROBAK
  • October 27, 2026
  • 8 views
5+1 ALASAN SAYA SUKA TENTANG MTL
  • October 27, 2026
  • 4 views
Latung Bombo, Rasa Kampung yang Kini Jadi Privilege
  • February 26, 2026
  • 352 views
  • 1 share
Cerita Saya Meninggalkan Pembalut Sekali Pakai
  • November 7, 2025
  • 276 views
Subscribe
Ruang Tengah Ruang Tengah
Ruang Tengah
  • Uncategorized

Cinta Ibu yang tak pernah basi

  • admin
  • October 23, 2026
  • No comments
  • 31 views
  • 2 minute read
Total
0
Shares
0
0
0

“Kita cukup sudah cerita itu”, sudah sering saya bilang tiap kali kami cerita lagi tentang kisah kehidupan di asrama bapa Jilis di Seminari Loyola Labuan Bajo. Tapi selalu saja terulang lagi dan membuat mata saya berair.

Yohanes Jehabut, nama lengkap suami saya yang adalah bapanya Jilis. Panggilan kecilnya Yon, tetapi saat bekerja di Yogyakarta sebagai pemandu outbond, dalam tim mereka selalu menambahkan vie di belakang nama mereka. Jadilah dia disapa Yovie sampai sekarang.

Yovie menempuh Pendidikan menengah atas di Seminari Loyola Labuan bajo. Saat itu dia menerima beberapa beasiswa, karena selain secara akademik berprestasi, juga karena yatim.

Ibunya, Mama Agata yang adalah petani dan janda, merupakan sosok yang terlihat rapuh baik secara fisiknya yang kecil dan kurus, maupun secara emosional yang mudah sekali menangis. Entah darimana asalnya Mama Agata memebesarkan 5 orang anak laki-laki dengan watak yang keras.
Kisah mama Agata ini lain cerita.

Sebagai anak kampung dari keluarga miskin yang tinggal di asrama lain kabupaten dengan Waktu tempuh transposrtasi darat kira-kira 6 jam, mendapat kiriman oleh-oleh dari orang tua adalah sesuatu yang sangat istimewa.

Suatu hari seorang supir bis yang setiap hari  beroperasi dr Borong-Labuan Bajo mengantarkan kiriman untuk Yovie. Senangnya. Perasaan membuncah. Saat dibuka, bingkisan itu mengeluarkan aroma yang tidak enak. Ternyata bingkisan itu adalah beberapa telur ayam kampung rebus, yang dibungkus dalam wadah yang sama dengan rebok. Ternyata sudah seminggu berlalu sejak kiriman itu dititipkan oleh Mama Agata. Alasan yang tidak pernah diketahui mengapa baru seminggu kemudian kiriman itu diantar.

Cinta ibu tidak bisa digambarkan dengan bahasa atau puisi apapun. Saya membayangkan Mama Agata merendam beras kemudian menumbuknya untuk menjadi tepung sebagai bahan rebok. Mama Agata mempertahankan beberapa butir telur dari ayam yang jarang bertelur. Atau mungkin dari satu-satunya induk ayam yang berhasil hidup. Pikiran saya otomatis  seperti layer film tentang suasana saat peristiwa itu terjadi, dari sisi Mama Agata, dan juga Yovie. Saya merasa jengkel dengan sopir yang keterlaluan menunda kiriman itu sampai seminggu.

Telur rebus bisa busuk, rebok bisa berjamur, namun cinta ibu tak pernah basi.

Merasa hangat di hati sekaligus sedih.

Pertamakali mendengar cerita ini saya menangis sejadi-jadinya dan kemudian memeluk erat suami. Kali lain jika tidak sengaja ada obrolan tertentu yang membuat kisah ini kembali diceritakan, saya tetap menangis. Bahkan saat mengetik tulisan ini, bulir hangat terbit di mata.

Tuhan, berikan kami rejeki yang cukup untuk membangun kembali rumah kami di kampung, supaya Mama Agata merasakan tinggal di rumah yang bagus.

Post Views: 31
Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
admin

Ruang Tengah is a storyteller of the everyday — turning random moments and personal reflections into thoughtful narratives. Between movie nights and the hum of radio tunes, they find meaning in the mundane and joy in sharing it with others.

Previous Article
  • Uncategorized

Latung Bombo, Rasa Kampung yang Kini Jadi Privilege

  • admin
  • February 26, 2026
View Post
Next Article
  • Uncategorized

5+1 ALASAN SAYA SUKA TENTANG MTL

  • admin
  • October 27, 2026
View Post
You May Also Like
View Post
  • 13
  • Uncategorized

Rumah yang Pelan-Pelan Menjadi Rumah

  • October 27, 2026
  • No comments
View Post
  • 8
  • Uncategorized

BAKSO MOTOR VS BAKSO GEROBAK

  • October 27, 2026
  • No comments
View Post
  • 4
  • Uncategorized

5+1 ALASAN SAYA SUKA TENTANG MTL

  • October 27, 2026
  • No comments
View Post
  • 352
  • Uncategorized

Latung Bombo, Rasa Kampung yang Kini Jadi Privilege

  • February 26, 2026
  • No comments
View Post
  • 276
  • Uncategorized

Cerita Saya Meninggalkan Pembalut Sekali Pakai

  • November 7, 2025
  • No comments
View Post
  • 279
  • Uncategorized

Radio: Teman Lama yang Tak Pernah Pergi

  • November 4, 2025
  • No comments
View Post
  • 637
  • Uncategorized

Yang kami lakukan hanyalah berani memulai, selebihnya menyerahkan pada penyelenggaraan Ilahi

  • October 31, 2025
  • No comments
View Post
  • 207
  • Uncategorized

Seperti kisah Chicken Soup for the soul-doa doa yang terkabul

  • June 13, 2025
  • No comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ruang Tengah Ruang Tengah
cerita apa adanya

Input your search keywords and press Enter.

Go to mobile version